Diperkirakan autopsi untuk mengungkap penyebab kematian Yosep baru akan keluar dalam waktu dua pekan ke depan. Susi mengaku belum berani menduga apapun di balik kematian salah seorang anak buahnya itu. (Baca juga: Cerita Para Budak Indonesia di Atas Kapal Neraka)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilik maskapai Susi Air ini mengaku sama sekali tak menduga bakal kehilangan salah seorang saksi kasus pencurian ikan pencurian ikan. Meski satu saksi kini telah meninggal, Susi menyatakan masih ada saksi lain yang bisa dimintai keterangan.
Yosep meninggal dunia Sabtu pekan lalu saat hendak di bawah ke rumah sakit oleh petugas hotel di mana ia menginap. Yosep sendiri ada di Jakarta saat bertujuan untuk mencari suku cadang perahu motor sekaligus menjenguk anaknya yang kuliah kedokteran.
Dugaan sementara Yosep mengalami serangan jantung. Namun untuk mengetahui pasti penyebab kematiannya, autopsi dilakukan. Polisi yang menangani kasus kematian Yosep masih menunggu autopsi.
Jenazah Yosep sendiri saat ini sudah dimakamkan di Tual, Maluku setelah diserahkan Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Asep Burhanudin kepada keluarga. (Baca juga: Kronologi Tewasnya Yosep, Pengawas Perikanan Benjina) (sur)