Undangan tersebut diberikan bukannya tanpa alasan. Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais mengungkapkan alasan dibalik undangan tersebut adalah untuk melakukan konsolidasi demokrasi.
"Presiden mewakili negara, karena kami meyakini parpol adalah bagian dari instrumen yang kuat dalam konsolidasi demokrasi. Ini juga untuk membantah wacana deparpolisasi," ujar Hanafi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Eddy mengaku tidak mengetahui mengenai apa yang akan disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam pidatonya nanti. Kendati demikian, ia berharap pidato Presiden Jokowi nanti akan sesuai dengan tema yang diusung dalam acara pelantikan tersebut, yakni, ada saatnya berkompetisi dan ada saatnya bersama-sama membangun negeri ini.
Sebelumnya, Ketua MPR sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (20/4). Ia mengungkapkan, kedatangannya kali ini untuk mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pelantikan dan pembukaan Rakernas PAN.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengaku berharap adanya momentum silaturahmi para tokoh bangsa dan tokoh partai, baik dari Koalisi Merah Putih (KMP) maupun Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dalam acara pelantikan tersebut.
Acara pelantikan dan pembukaan Rakernas PAN akan diselenggarakan pada 6 Mei mendatang di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Sedangkan, Rakernas PAN akan dimulai pada 7 Mei. (utd/hel)