"Marzuki kan memang sudah dari KLB (Kongres Luar Biasa) sudah memiliki untuk maju sebagai ketua umum," ujar Toto saat berbincang dengan CNN Indonesia, Sabtu (25/4).
Memang, Marzuki bertarung bersama SBY dalam bursa pemilihan ketua umum pada KLB yang diselenggarakan di Bali pada Desember 2013 lalu. KLB tersebut diselenggarakan ihwal jeblosnya Anas Urbaningrum, ketua umum Partai Demokrat saat itu, ke KPK atas sejumlah kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika beliau memasang harga tinggi dengan menantang SBY, ketika kalah pun bargaining positionnya naik. Minimal untuk mendapatkan posisi yang cukup tinggi di Demokrat," kata Direktur Eksekutif Charta Politika ini. (Baca juga: Marzuki Alie: Kader Ingin SBY Jadi Majelis Tinggi atau Wanbin)
Mengenai hal tersebut, Marzuki sebelumnya mengatakan bahwa masuk dalam bursa pemilihan ketua umum merupakan dorongan dan permintaan dari daerah. Ia pun mengakui besarnya dukungan daerah yang telah diberikan kepada SBY. (Baca juga: Marzuki Berharap SBY Penuhi Janji Tak Lagi Pimpin Demokrat)
"SBY bukan musuh, dan lawan. Saya sampaikan, apapun keinginan kader pasti saya hormati," ujar Ketua DPR periode 2009-2014 ini. (Baca juga: Marzuki Alie Minta Syarat Pencalonan Ketum Demokrat 20 Persen) (hel)