Koordinator KontraS Haris Azhar menilai kematian Yosep merupakan upaya untuk mengaburkan penyelesaian kasus di Benjina. Hal tersebut berkaitan dengan begitu besarnya pertarungan bisnis penangkapan ikan yang terjadi di Maluku.
"Soal kematian Yosep, saksi kunci kasus pelangggaran hukum kemaritiman, kami menduganya sebagai upaya mengaburkan penyelesaian kasus Benjina. Kasus ini melibatkan pertarungan bisnis ikan di Maluku," kata Haris saat ditemui di kantor KontraS, Minggu (26/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait tewasnya Yosep, Riza melihat pengusutan kasus Benjina tetap harus berjalan dan dituntaskan. Apakah tewasnya Yosep membuat kasus menjadi mudah atau sulit, kasus tersebut tetap harus diselesaikan.
Dia menilai Yosep hanya bagian paling hilir dari bagian perizinan perikanan, sementara bagian hulunya ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Jangan lupa untuk melakukan penyelidikan terhadap mereka yang terlibat dalam proses perizinan," tegas Riza.
Menjawab pertanyaan apakah ada manipulasi yang dilakukan beberapa pihak dalam kematian Yosep, Riza enggan memunculkan spekulasi. Namun jika itu benar maka itu merupakan upaya menutupi dan menyulitkan kasus tersebut.
"Saya tidak ingin berspekulasi tapi sulit mengesampingkan dugaan itu karena ada oknum yang terlibat dalam memberikan kekuasaan. Jika benar kematian Yosep ada kaitan dengan kasus Benjina maka itu adalah upaya untuk menutupi dan menyulitkan kasus ini,” tegasnya. (gen)