"Hei Danny, sudah lama Makassar tidak dapat Adipura? Itu sekitar Masjid Al-Markaz sudah kau bersihkan belum?" kata JK, dalam teleconference dengan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Sulawesi Selatan, di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (7/5/2015).
Mendengar permintaan JK, Danny, panggilan Mohammad Ramdhan Pomato, mengatakan bahwa semua daerah akan segera dibersihkan bahkan termasuk kawasan gorong-gorong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengingat banyaknya izin yang dikeluarkan, JK juga menyempatkan mengingatkan kebijakan pemerintah soal moratorium hotel. Danny pun menjelaskan di Makassar sudah ditetapkan aturan tersebut sejak Januari 2015 lalu.
Untuk diketahui, Penghargaan Adipura diberikan bagi kota yang bersih dan mampu mengelola lingkungan perkotaan dengan baik. Selain itu, moratorium pembangunan hotel diberlakukan sebagai bentuk optimalisasi hotel-hotel yang dibangun sejak lama.
Selain soal Adipura, JK juga memerintahkan penangkapan bandar narkotik di Sulawesi Selatan. "Narkoba masalah nasional yang harus diseriusi. Dari pelajar sampai profesor kena narkoba. Pasti ada bandarnya. Itu harus dicari Kejaksaan dan polisi," kata JK.
JK mengatakan pengguna narkoba akan terus ada selama bandarnya tak dibekuk atau ditangkap. JK juga meminta aparat penegak hukum untuk mencari dan menghancurkan pabrik yang memproduksi narkoba.
November 2014, Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin Makassar, Musakkir, ditangkap polisi karena mengonsumsi narkotik.
(hel/hel)
JK mengatakan pengguna narkoba akan terus ada selama bandarnya tak dibekuk atau ditangkap. JK juga meminta aparat penegak hukum untuk mencari dan menghancurkan pabrik yang memproduksi narkoba.
November 2014, Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin Makassar, Musakkir, ditangkap polisi karena mengonsumsi narkotik.