Yang disalurkannya adalah PSK dari kalangan artis. Karena sudah bergaul dengan kalangan artis sejak tahun 1998, ia mengaku tak kesulitan mengenal mereka yang ingin disalurkan melayani hasrat seksual pria hidung belang berkantong tebal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya artis, Robbie mengaku PSK kelas atas yang disalurkannya berasal dari berbagai kalangan. Saat ini ada 200 orang PSK yang disalurkannya. Sekitar separuhnya adalah artis. Usianya berkisar antara 23 tahun hingga 30 tahun.
Robbie tak mengungkapkan alasannya menjadi germo. Namun ia mengakui, penghasilan menjadi perantara pria hidung belang dengan pelacur cukup menambah tebal kantongnya.
Komisi 20 persen ia dapatkan dari jasa kencan Rp 80 juta hingga Rp 200 juta. Dalam sebulan bisa dua kali pelanggan ia dapatkan untuk berkencan dengan PSK yang
dikelolanya.
"Dari Rp 80 juta sampai Rp 200 juta, saya dapat 20 persen dari klien dan pelanggan," kata Robbie.
Namun meski mendapat penghasilan tambahan yang cukup besar, Robbie mengaku tak punya aset yang dibilang berharga. Uang yang didapatnya habis untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari dan untuk gaya hidupnya.
Bahkan ia masih tinggal di rumah kontrakan di Slipi dan tidak memiliki mobil. "Tidak ada (aset), untuk kebutuhan sehari-hari saja beli baju dan lain-lain," kata Robbie.
Ia juga tak menampik jika yang yang didapatnya juga habis untuk hura-hura. "Habis buat ke klub (malam), tahu sendiri gaya hidup di Jakarta," ujarnya. (Baca juga: Obbie Kelola Bisnis Prostitusi Online Kelas Atas Sendirian) (sur)