"Karena soal Golkar, PPP sudah pastilah itu," kata Yasonna di Istana Wakil Presiden, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara kubu PPP hasil Muktamar di Jakarta yang dipimpin oleh Djan Farid lebih dulu mengajukan gugatan. Hasilnya, PTUN memutuskan Surat Keputusan Yasonna yang mengesahkan kepengurusan PPP pimpinan Romahurmuziy harus dicabut karena batal demi hukum.
Nama Yasonna jadi salaah satu yang disorot seiring merebaknya isu perombakan kabinet. Salah satu penilaian negatif disampaikan Political Communication (PolComm) Institute berdasarkan hasil survei kinerja para menteri yang dilakukan.
Dari hasil survei itu, menteri di bidang politik dan ekonomi mendapatkan sorotan lebih ketimbang menteri lain.
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno, dan Menteri Politik, Hukum dan HAM Yasonna Laoly merupakan menteri yang kinerjanya dianggap negatif, dalam pemberitaan.
"Kinerja Menteri Yasonna dinilai tidak memuaskan karena konflik PPP, Golkar dan kebijakan remisi koruptor," kata Direktur Polcomm Institute Heri Budianto. (Baca juga: Pilkada Serentak, KPU Diminta Berpatokan pada SK Menkumham) (sur)