"Kami akan keluarkan pergub baru, di beberapa titik baliho akan kami bongkar," kata Ahok di Jakarta, Rabu (13/5). Untuk tahap awal kawasan yang akan disterilkan dari reklame adalah taman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Ahok mengatakan papan reklame juga sangat membahayakan keselematan warga. Cuaca ekstrim yang kerap melanda Jakarta, membuat papan reklame berpotensi rawan rubuh. "Semua kota besar di dunia sudah memakai LED," kata Ahok.
Selama ini para pengiklan memang kurang menyukai media promosi LED karena mahalnya tarif yang dikenakan. Untuk menyiasatinya, Ahok berencana menerapkan aturan harga yang tidak memberatkan dengan menerapkan sistem persentase dari komisi pemasang iklan.
Wacana penggantian papan reklame dengan bentuk LED sebenarnya sudah berhembus sejak 2013 lalu. Namun, hingga kini masih banyak reklame berbentuk papan yang terlihat berdiri di beberapa wilayah di Jakarta. (sur)