"Kami harap sebelum Asian Games 2018 sudah selesai. Beliau (Presiden Jokowi) juga ingin kebut," ujar Ahok saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (15/5).
Bekas Bupati Belitung Timur itu menjelaskan, moda kereta layang ringan tersebut rencananya akan memiliki tujuh rute dengan total panjang 70 kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok memaparkan, depo LRT akan dibangun di atas tanah milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di kawasan Kelapa Gading. Depo ini diperkirakan mampu menampung 35 set kereta. Sementara satu set kereta memiliki tiga gerbong yang sanggup menampung sekitar 628 orang, layaknya LRT di Jepang.
"Beliau (Presiden Jokowi) ingin ini harus bisa segera groundbreaking mulai tahun ini. Juni sudah mau dilelang," ujar dia.
Ahok memperkirakan dana yang dibutuhkan dalam pembangunan proyek dengan tujuh koridor ini mencapai sekitar Rp 35 triliun. "Kami akan mulai satu (koridor) dulu. Satu (koridor) kira-kira Rp 8 triliun. Rute yang dari deponya dulu," kata dia. (obs)