Perayaan ulang tahun mantan Ketua KPK periode 2003-2007 tersebut ternyata menjadi ajang reuni para pejabat lembaga antirasuah masa itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua pimpinan ada. Kongkow-kongkow saja tadi," ujar Said usai menghadiri perayaan tersebut.
Gelar sarjana hukum disabet dari Universitas 17 Agustus 1945, Jakarta, pada tahun 1987. Sejak tahun 1970 hingga 2004, Ruki berkarier di Kepolisian. Setelah keluar dari Korps Bhayangkara, Ruki menjajal menjadi pimpinan lembaga antirasuah.
Pada tahun 2014, nama Ruki kembali muncul sebagai pimpinan sementara setelah ditunjuk Presiden Joko Widodo menggantikan pimpinan nonaktif Abraham Samad yang terjerat kasus hukum. Bersama Ruki, terdapat dua pimpinan sementara lainnya yakni Johan Budi dan Indriyanto Seno Adji. (meg)