Pelaksana Harian Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Tri Atmojo kepada CNN Indonesia menuturkan, saat tubuh Erri diangkat tim evakuasi, suhu di dalam kawah mencapai 30 derajat celcius. "Kondisi tubuh pendaki tidak ada pergerakan dan telah dievakuasi hingga ketinggian 50 meter dari tempat ditemukan," kata Tri, Senin malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kondisi pendaki Erri tidak ada pergerakan maka tim memutuskan untuk ditinggal setelah naik 50 meter. Masih 100 meter lagi menuju bibir kawah, tim tidak bisa menemani korban di bawah karena cuaca juga," tutur Tri.
Tim evakuasi mengukur suhu di dasar kawah Merapi berfluktuasi antara 30 hingga 100 derajat celcius. Jika cuaca bersahabat dan proses pengangkatan berjalan lancar, tim memerkirakan butuh waktu hingga empat jam untuk membawa Erri ke bibir kawah.
(Baca: Tragedi Erri di Merapi, Tinggalkan Dunia dari Puncak Jagat)
Diberitakan sebelumnya, seorang pendaki bernama Erri Yunanto, mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dilaporkan jatuh ke kawah Gunung Merapi, Sabtu lalu (16/5). Erri diduga terpeleset hingga jatuh ke dasar kawah yang berada di kedalaman 200 meter. (rdk)