"Kami tidak setuju ada gerakan yang sekadar menjatuhkan Jokowi tapi di sisi lain menjadikan Prabowo (Subianto) atau JK (Wakil Presiden Jusuf Kalla) sebagai alternatif," kata Surya ketika dihubungi CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat momentum isu melengserkan Jokowi maupun reshuffle, kami merasa berkepentingan untuk mengembalikan kebangkitan kekuasaan di tangan rakyat, bukan di tangan elite," tutur Surya.
Tuntutan lainnya adalah subsidi sosial untuk rakyat; hentikan penggusuran, hentikan kriminalisasi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK); hentikan moratorium buruh migran; dan tanah, modal, teknologi modern, serta pupuk murah untuk pertanian kolektif.
(Baca: Harkitnas, Massa Aksi Siap Kepung Istana Negara dan MA)
Massa PPRI yang akan turun ke jalan sebanyak 200 orang. Namun jumlah itu bakal bertambah karena ada Aliansi Jawa Barat (Aljabar) yang juga bergabung dalam aksi sebanyak 5 ribu orang.
Diberitakan sebelumnya, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) juga tidak akan terbawa isu untuk melengserkan Jokowi. Dalam tuntutannya, 700 kader HMI yang akan berdemonstrasi di depan Istana Negara itu mendesak tiga hal yaitu stabilitas politik nasional, stabilitas hukum, dan mendesak keterlibatan dan kebangkitan pemuda dalam seluruh agenda strategis nasional.
Mimbar Bebas Mahasiswa
Tak hanya menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara, organisasi pemuda lainnya hari ini juga akan menghelat mimbar bebas di jalan utama di Jakarta. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bakal menggunakan satu ruas jalan di kawasan Rasuna Said untuk menggelar mimbar bebas bertema "Bangkit, Bangga Jadi Pemuda Indonesia".
Kepada CNN Indonesia, Pengurus Harian Dewan Pimpinan Pusat KNPI Adam Irham mengatakan, ada tiga poin penting yang akan disampaikan dalam mimbar bebas tersebut. "Mendesak pemerintah merealisasikan janji kampanye, menghilangkan politik balas jasa pemerintah dengan tim suksesnya, dan isu pemberdayaan pemuda," ujar Adam.
Dalam mimbar bebas itu juga akan dilakukan orasi politik, orasi budaya, dan orasi kebangsaan. Sebanyak 300-400 anggota KNPI diperkirakan akan memenuhi jalan tepat di depan kantor pusat KNPI.
Diberitakan sebelumnya, kepolisian memerkirakan massa aksi demonstrasi hari ini sebanyak 4 ribu orang. Mereka akan melakukan aksi di sejumlah titik utama yaitu Istana Negara, Gedung DPR/MPR, Gedung Mahkamah Agung, dan Kantor Kementerian Dalam Negeri. Massa diperkirakan mulai memenuhi ruas jalan ibu kota pukul 12.00 WIB. Sebanyak 7 ribu hingga 8 ribu personel kepolisian sudah disiagakan untuk menjaga aksi unjuk rasa hari ini. (rdk)