"Kami harapkan ada pimpinan KPK dari Polri, termasuk Kejaksaan, supaya penyidik Polri yang di KPK ada yang mengkoordinir," kata Badrodin.
Selain itu, menurut Badrodin, jika pimpinan KPK selanjutnya berlatar belakang Polri seperti Taufiequrachman Ruki saat ini, aspirasi KPK ke Polri dapat lebih mudah tersalurkan. "Kalau misal untuk disampaikan ke Mabes Polri terlalu jauh, bisa disampaikan ke perwakilan di sana, yakni pimpinan (asal Polri) yang ada di sana. Kan itu akan lebih baik," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Badrodin juga berharap pimpinan KPK bisa bekerjasama dengan Polri dalam memberantas korupsi, baik dalam pencegahan maupun penindakan.
"Bukan hanya formalitas di atas kertas sebagai MoU (nota kesepahaman), tapi bagaimana kita komunikasi, terutama pencegahannya," kata Badrodin.
Dengan demikian, jika ada anggota Polri yang diperiksa KPK, institusinya pun akan turut membantu.
Badrodin mengatakan, meski sebagai Kapolri menghargai KPK, namun ratusan anggota Polri yang tersebar di seluruh Indonesia bisa berkata lain. Oleh sebab itu komunikasi yang baik antardua lembaga menjadi sangat penting agar tak ada antipati dari anggota Polri ke KPK. (sip)