Aparat gabungan Polda Sulteng, Brimob Mabes, Densus 88, dan Satgas Anti Teror menyergap kelompok yang menjadi incaran kepolisian itu dalam Operasi Camar Maleo II. "Kontak senjatanya terjadi di sebuah perkebunan. Dua orang teroris ditembak mati,” ujar seorang perwira kepolisian seperti dikutip detikcom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Kepolisian Daerah Sulteng Brigadir Jenderal Idham Azis mengatakan kepolisian sudah mengantongi identitas kedua teroris yang tewas itu. Untuk memastikan, kata Idham, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Ketika disinggung soal kelompok Santoso, Idham membenarkan kedua teroris yang tewas tersebut merupakan anak buah teroris Santoso. "Iya betul," ucap Idham.
Idham mengatakan kedua jenazah dibawa dari Poso menuju Rumah Sakit Bhayangkara di Palu, yang memakan waktu tiga jam. Jarak antara Poso ke Palu sekitar 200 kilometer.
Operasi bersandikan Operasi Camar Maleo II di wilayah Gayatri, Poso, dilakukan sejak 27 April 2015. Operasi tersebut beranggotakan 1.000 personel gabungan dari Brimob Mabes Polri, Densus 88 Polri, dan Polda Sulawesi Tengah. (obs)