"Jangan sampai semua pedagang kita curigai, tapi kita memang harus waspada," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Agus Rianto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rahmat, beras yang diuji di laboratorium ada sebanyak 250 gram dan berasal dari kios milik Sembiring yang sehari-hari berjualan beras di Pasar Mutiara Gading Timur.
Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berani memastikan di Jakarta tidak ada pedagang yang menjual beras plastik. "Kami sudah pastikan seluruh PD Pasar Jaya di Jakarta tidak ada beras seperti itu (beras plastik) yang dijual,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun sudah menggandeng beberapa pihak berwenang untuk memantau dan mengantisipasi peredaran beras plastik. "Kami sudah periksa semua dan kami garansi beras-beras yang dijual di PD Pasar Jaya tidak mengandung itu (plastik). Semua beras sudah kami tes uji laboratorium. Kami sudah kerjasama dengan BPOM untuk memeriksa," kata Ahok.
Jika praktik penjualan beras plastik ditemukan di DKI Jakarta, Ahok akan langsung mengusir pedagang yang terbukti menjual beras plastik. Peredaran beras plastik menjelang Ramadan ini kini telah menjadi perhatian nasional dan ditanggapi serius oleh berbagai pihak di tanah air karena membahayakan kesehatan bahkan nyawa konsumen. (hel)