"Senin kemarin kami sudah masukan surat permohonan penangguhan penahanan atas klien saya RA, " kata Pieter saat dihubungi wartawan, Selasa (26/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polres masih memeriksa beberapa saksi termasuk para artis yang terlibat sehingga Polres belum memastikan apakah permohonan ini dikabulkan atau tidak," ujar Pieters.
Pieters juga meminta polisi tidak tebang pilih dalam memanggil dan memeriksa orang-orang yang terlibat dalam kasus kliennya. "Saya minta semua kontak yang ada dipanggil semua, RA hanya tumbal karena artis-artis tersebut bukan lagi anak kecil, punya akal sehat dan melakukan hal tersebut tanpa paksaan RA," ujar Pieters sebelum mengakhiri pembicaraan.
Sebelumnya, seorang muncikari berinisial RA dan perempuan yang dijualnya, AA, telah ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan pada pertengahan Mei. Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Audie Latuheru, RA berada di posisi teratas dalam jaringan bisnis bisnis remang-remang yang dibangunnya.
Dalam menjalankan binisnya, RA menawarkan harga yang sangat fantastis yakni berkisar antara Rp 8 juta hingga Rp 200 juta untuk sekali kencan dengan durasi waktu tiga jam. Jumlah ini belum termasuk biaya sewa bintang hotel bintang lima yang harus dibayar pelanggan.
RA diketahui memiliki 200 PSK yang biasa ditawarkannya melalui pesan instan Whatsapp dan Blackberry Messengger. Pemasaran yang bersifat sangat personal ini membuat jaringan RA susah diendus. (utd)