Menanggapi hal tersebut, Ahok tak tahu apakah akan menerima tawaran NasDem tersebut atau tidak. Meski hubungannya dengan partai pimpinan Surya Paloh itu baik, Ahok akan berhitung lebih dulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rakyat masih mau saya atau tidak? Kalau disurvei ternyata orang tidak mau lagi, ngapain maksa masuk (ikut pilkada). Capek-capekin aja," ujarnya, tertawa.
"Saya hitung dong. Kalau ada yang lebih baik dari saya, saya tidak mau," kata Ahok.
Dengan syarat, orang yang dinilai lebih baik dari Ahok itu harus mampu membuktikan kejujurannya. "Buktiin kalau dia jujur, tidak nyolong, terus berani mengatasi birokrasi. Itu silakan (mencalonkan jadi gubernur). Saya bisa pensiun muda," ujar Ahok.
Terkait kemungkinan memilih jalur independen, Ahok mengesampingkannya. "Tidak. Malas saya kalau independen. Biar rakyat saja yang kumpul sendiri. Pusing amat. Kalau rakyat mau saya (jadi gubernur), ya gerak dong. Kalau saya yang gerakkin capek dong. Saya mau gratisan aja,” kata dia, kembali tertawa. (agk)