"Ada beberapa kali (komunikasi). Kami sampaikan dalam beberapa kasus. Nanti kami follow up lebih lanjut," ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/6).
Contoh kasus, lanjut Fadli, yang sempat dibahas bersama dengan Presiden Jokowi adalah kementerian yang berkaitan dengan hukum. Fadli mengatakan, kementerian bidang hukum menjadi salah satu yang perlu mendapatkan perhatian khusus oleh Presiden Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, Politisi Partai Gerindra ini pun mengatakan Kementerian Pemuda dan Olahraga perlu untuk diberi perhatian khusus. Saran itu disampaikannya karena situasi sepakbola Indonesia yang semakin mundur, terlebih setelah diterimanya sanksi resmi dari FIFA.
Kendati demikian, ia mengatakan Presiden Jokowi memiliki kewenangan penuh untuk mereposisi atau mengganti orang-orang yang duduk di dalam kementerian yang perlu diberikan perhatian khusus tadi. Fadli menekankan, DPR hanya dapat memberikan masukan atas kinerja kementerian.
"Mengenai orang, itu prerogatif presiden. Kinerja menteri kan masuk kedalam pengawasan DPR," ucapnya. (pit)