Romahurmuziy selaku pimpinan PPP pendukung Jokowi mengatakan kinerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dari PPP di Kabinet Kerja cukup bagus.
“Oleh karena itu rencana perombakan tersebut masih terlalu dini untuk dilakukan,” ujar Romahurmuziy di Jakarta, Minggu (17/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kami menyerahkan pada Jokowi karena itu hak prerogatif presiden. Namun secara prinsip belumlah cukup untuk melakukan penilaian," kata Rusli.
Namun Rusli menampik anggapan yang mengatakan jika pujian seperti itu sebagai langkah mengamankan posisi Lukman agar tidak dirombak oleh Jokowi. Menurutnya waktu enam bulan masih terlalu cepat untuk dilakukan perombakan.
"Menurut saya anggaran yang digunakan masih relatif rendah. Namun sekali lagi ini bukan soal pengamanan," ujarnya.
Isu perombakan atau lebih familiar disebut reshuffle muncul setelah pemerintahan Jokowi menyentuh angka enam bulan berjalan. Beberapa nama yang disebut santer akan menerima reshuffle adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhi, serta jajaran menteri di bidang Perekonomian.