Setelah menghadiri acara Grebeg Pancasila di alun-alun Kota Blitar, Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, lantas menuju ke makam Soekarno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu Jokowi 'menghadap' kembali ke makam Bung Karno sendirian. Ia duduk bersimpuh bersebelahan dengan batu besar berwarna hitam yang berada tepat di samping atas batu nisan. Di sana, Jokowi kembali memanjatkan doa untuk ayahanda Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu.
Jokowi beserta rombongan lantas melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya dengan menghadiri acara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan ke Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, untuk membagikan tiga kartu saktinya, yakni Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Keluarga Sejahtera.
Sebelumnya saat berpidato di Grebeg Pancasila, Jokowi menekankan agar masyarakat mampu mengamalkan butir-butir Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Setiap kali saya berada di Blitar, kota kelahiran proklamator, kota kelahiran Bapak Bangsa kita, Bung Karno, hati saya selalu bergetar. Mari kita bersama-sama menghayati semangat yang bersumber pada ide-ide, cita-cita, gagasan, dan harapan besar Bung Karno untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, berdaulat, berdikari, dan berkepribadian," kata Jokowi
"Mari gunakan momentum Hari Kelahiran Pancasila untuk bersatu-padu, bergandengan tangan, dan bergotong-royong mewujudkan Pancasila untuk bersatu padu, bergandengan tangan, bergotong royong mewujudkan janji-janji Bung Karno," ujar dia. (Baca juga: Pidato Jokowi Tak Tanggapi Permintaan Puan)
Lepas dari nyekar ke makan Bung Karno dan membagikan kartu sakti, sang Presiden hari ini dijadwalkan menghadiri perayaan Hari Waisak di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. (hel)