Lutfi Hakim, Ketua Umum Forum Betawi Rempug, salah satu organisasi masyarakat yang bergabung dalam GMJ, mengatakan kelompoknya berharap HMP dilanjutkan agar mendapat respons dari Presiden Jokowi. (Baca juga Lulung: HMP ke Pemakzulan Sekitar Sebulan, Ahok Mundur Saja)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan persoalan pribumi atau nonpribumi, muslim atau bukan muslim, tapi bacotnya Ahok yang tidak bisa diatur itu yang menjadi soal," ujarnya. (Lihat: Mulut Ahok Harimau Ahok)
"Karena bacotnya itu warga Jakarta akhirnya dilihat sebagai masyarakat politik. Ya akhirnya Ahok mainin masyarakat Jakarta dengan politiknya," kata Lutfi.
Tak hanya itu, FBR pun menilai Ahok telah membuat banyak peraturan baru sebagai Gubernur. Sayangnya, menurut mereka, peraturan itu tidak dipersiapkan dengan baik. "Mulutnya saja yang besar, tenaga dan keahilannya ternyata tidak besar," ujarnya.
FBR mengatakan organisasinya sadar benar bahwa Indonesia bukanlah negara agama, melainkan negara Pancasila. Oleh karena itu Lutfi yakin DPRD DKI Jakarta akan mengambil sikap tegas kepada Ahok. "Kami masih percaya dengan konstitusi. Makanya, kalau bisa sebelum lebaran DPRD sudah kasih tindakan ke Ahok," ujarnya.
Ahok sendiri cuek saja dengan hak menyatakan pendapat yang hendak digelontorkan DPRD DKI Jakarta terhadapnya. (Baca Ahok: Kalau Jadi HMP, Bagus Dong!) (meg/agk)