Pihak Unpad menyatakan Arief Yahya benar menyelesaikan pendidikan Doktornya di universitas yang berlokasi di Bandung tersebut. Hal ini menegaskan fakta Arief Yahya tidak mendapatkan gelar S3-nya di University of Berkley Michigan Amerika, Jakarta. (Lihat Juga: Menteri Nasir: 187 Pemilik Ijazah Palsu Punya Jabatan Penting)
"Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran, bermaksud menjelaskan dan memberikan seluruh informasi terkait dengan posisi Bpk Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc sebagai alumni kami," kata Ketua Program Doktor Ilmu Manajemen UNPAD, Ernie Tisnawati Sule, dalam keterangan pers yang diterima CNN Indonesia, Kamis (4/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 13 Juni 2014, Arief mengikuti Sidang Promosi Doktor (SPD) di Aula Ghra Sanusi UNPAD. Saat itu, sidang dipimpin Rektor UNPAD Prof. Dr. Ganjar Kurnia, DEA, dan juga diuji oleh Dr. Sapta Nirwandar (Wamen Parekraf dan Ketua IKA UNPAD). "Bapak Arief Yahya dinyatakan Lulus dengan predikat Cum Laude, dan berhak menyandang gelar Doktor," katanya.
Sebelumnya, Rabu (3/6), Arief Yahya tegas membantah kalau dirinya merupakan lulusan dari perguruan tinggi yang sedang bermasalah karena tak mendapat izin dari pemerintah untuk menyelenggarakan perkuliahan. (Lihat Juga: Menteri Pariwisata Bantah Miliki Ijazah Palsu)
Ia mengatakan riwayat pendidikannya dimulai dari sarjana strata satu pada jurusan Elektro Institut Teknologi Bandung, strata dua jurusan Telematika di Universitas Surrey Inggris dan doktoral dengan jurusan Manajemen Bisnis di Universitas Padjajaran.
"Yang untuk S3, googling saja pasti ketemu, waktu saya promosi doktor," kata Arief, Rabu (3/6).
Nama Arief Yahya sempat mencuat lantaran salah satu perguruan tinggi yang terlibat menerbitkan ijazah palsu mengklaim nama beberapa pejabat tinggi pemerintah sebagai pengguna jasa mereka. (Baca Juga: Menteri Nasir Bekukan Kegiatan STIE Adhy soal Ijazah Palsu) (utd)