"Saya belum tahu. Nanti saya tanyakan. Tapi pasti pakai APBD," ujar Djarot di Kompleks Balai Kota, Jakarta, Jumat (5/6).
Djarot mengaku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta belum melaporkan soal anggaran itu. Dalam rapat yang dilakukan kemarin, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan hanya melaporkan kegiatan yang akan dilakukan nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, politikus PDI Perjuangan ini mengatakan Rp 8 miliar merupakan angka yang sangat besar apabila nantinya benar akan digelontorkan untuk Jakarnaval. "Menurut saya pribadi, segitu sih gede banget," ujarnya.
Kepala Disparbud DKI Jakarta, Purba Hutapea sebelumnya mengatakan biaya sebesar itu digunakan untuk menggelar 488 pertunjukan seni jalanan. Selain itu membangun panggung di Monas, konsumsi, dan perlengkapan Jakarnaval.
“Iya anggarannya untuk Jakarnaval tahun ini sebesar Rp 8 miliar. Biayanya digunakan untuk tari garapan pertunjukan seni jalanan, sound system, kaos, konsumsi dan lainnya,” kata Purba dalam acara jumpa pers di Monas, Jakarta, Kamis (4/6).
Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI ini mengatakan anggaran tersebut juga digunakan untuk membayar puluhan artis ibu kota yang akan turut meramaikan acara Jakarnaval 2015.
Para artis ibu kota akan mengisi hiburan di panggung utama yang didirikan di dalam kawasan Monas. Hiburan artis ibu kota ini akan dimulai pukul 12.00 dan berlangsung hingga 19.00 pada tanggal 7 Juni 2015. (obs)