"Saya sengaja melakukan upacara sebagai suatu pesan dan peringatan kepada seluruh jajaran agar mereka betul-betul menjaga," kata Yasonna saat ditemui di lapangan upacara Kemenkumham, Senin (8/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami PASTI (profesional, akuntabel, sinergi, transparan, inovatif) dan dalam rangka membangun ini kita harus merapatkan barisan, salah satunya adalah memberikan ganjaran dan hukuman (reward and punishment)," ujar Yasonna.
"Dirjen PAS dan seluruh jajaran sudah mulai menggerakkan dan mengumpulkan seluruh jajaran untuk melakukan pembinaan dan pembenahan. Kita upayakan ini semua memberi efek jera," kata politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.
Sebelumnya Kemenkumham resmi memberhentikan satu pegawainya yakni Imran, penata muda tingkat 1 golongan 3B, jabatan staf unit organisasi lapas Narkotika kelas II A Jakarta, lantaran membantu penyelundupan narkoba ke dalam lembaga pemasyarakatan di Jakarta.
Dalam acara yang sama, Yasonna juga memberikan penghargaan bagi dua petugas lapas yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu. Dua pegawai bernama Rahmat Arif Wicaksono dan Herdaus tersebut merupakan penjaga pintu utama Lapas Kelas II B Kota Baru, Kalimantan Selatan dan langsung diberi piagam penghargaan oleh Yasonna Laoly. (meg)