Mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini berkata bahwa TNI tidak menggelar kekuatan di sekitar Blok Ambalat. "Tidak ada gelar kekuatan. Saya barusan dari sana. Tidak ada masalah," ujar Ryamizard di Garut, Jawa Barat, Jumat (12/6).
Pemerintah disebut Ryamizard mengedepankan dialog dalam menyelesaikan isu pertahanan dan keamanan. Apalagi, perjanjian di antara negara ASEAN mengamanatkan hal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara sedang menggelar Operasi Sakti di sekitar Blok Ambalat. Kedua matra tersebut menurunkan alutsista mereka, seperti tiga KRI, dua pesawat Sukhoi 27/30, dan tiga F16 Fighting Falcon.
Sejak dekade 1960-an, Indonesia dan Malaysia memang kerap bersitegang terkait Blok Ambalat. Puncak perseteruan terjadi pada tahun 2002, ketika Mahkamah Internasional memenangkan Malaysia pada sengketa kepemilikan Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan yang berada di Blok Ambalat. (adt/adt)