"Agus bekerja pada keluarga Margriet pada 23/4/15 dan keluar (berhenti bekerja) setelah enam hari mayat Angeline ditemukan,” kata akbar lewat akun resminya @akbarfaizal68, Ahad (14/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya mengakui soal pembunuhan yang dilakukan olehnya, Agus juga bercerita mengenai pola tingkah Margriet yang sempat menawarinya hadiah atau bonus sebesar Rp 2 miliar jika berhasil menghabisi nyawa Angeline.
Kondisi kesehariannya keluarga Margrie dinilai juga jauh dari normal karena tidak dalam kondisi bersih dan lingkungan rumah dipenuhi oleh hewan seperti ayam dan anjing. Sama halnya dengan Agus, Margriet juga sudah melakukan perkawinan sebanyak dua kali.
Pernikahan pertamanya dengan seorang pria berwarga negara Amerika Serikat bernama Wenlise, membuahkan seorang putri yang dinamakan Yvonne. Pernikahannya kedua kembali dengan seorang pria berwarga negara Amerika Serikat bernama Douglas.
Pernikahannya dengan Douglas kembali melahirkan seorang putri yang dinamai Christina. Hubungan Margriet dengan dua putrinya tergolong unik. "Sebulan sebelum Angeline dinyatakan hilang, Margriet ribut dengan Yvonne yang memintanya untuk 'membersihkan' rumahnya, Margriet marah dan katakan, 'kamu tidak usah ke rumah mama lagi kalau tak suka'," cuit Akbar.
Pada pengakuan sebelumnya, Agus mengaku membunuh Angeline pada 16 Mei sekitar pukul 13.00, dan baru menguburkannya pukul 20.00. Saat itu, keluarga angkat Angeline mencari Angeline yang hilang dan diduga menjadi korban penculikan.
Sedangkan pada pemeriksaan terbaru Jumat siang pekan lalu, Agus mengaku menggali sebuah lubang atas permintaan ibu angkat Angeline di dekat kandang ayam juga pada pukul 20.00. Lubang tersebut belakangan diketahui menjadi tempat dikuburnya jasad Angeline, bersama dengan bonekanya. (obs)