Ahok, sapaan Basuki, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Benjamin karena Dinas yang dipimpinnya belum sanggup bertindak tegas terhadap keberadaan taksi uber (Uber Taxi) di Jakarta.
Padahal, Ahok telah berkali-kali memerintahkan Benjamin untuk menindak keberadaan perusahaan taksi yang berasal dari luar negeri itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ahok, dirinya sudah berkali-kali meminta dan mengajarkan Benjamin untuk mampu memberi sanksi terhadap angkutan umum yang berhenti sembarangan di Jakarta.
Namun, Ahok mengaku belum melihat langkah yang diambil Benjamin pasca keluarnya perintah dan permintaan dari dirinya hingga saat ini.
"Kenapa sih tidak mau memakai e-money untuk parkir di Monas? Lelet lagi. Ya, tunggu saja, saya sabar kok. Kita tidak bisa tindak (para pelanggar di Jakarta) sebelum orang kita (pegawai Pemprov DKI) tegas dulu," kata Ahok. (meg)