Ahok—sapaan Basuki—mengklaim bahwa relawan pendukung dirinya tersebut sebenarnya berasal dari barisan suporter Jokowi-Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu. Karena dahulu merupakan bagian dari relawan pendukung Jokowi-Ahok, maka bekas Bupati Belitung Timur itu mengaku sudah mengenal beberapa anggota Teman Ahok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teman Ahok juga tengah berupaya untuk mengumpulkan dukungan berupa pengumpulan 1 juta KTP warga Jakarta. Pengumpulan KTP ini dilakukan agar Ahok dapat diajukan sebagai calon independen dalam Pilkada serentak 2017.
Selain mendirikan posko, Teman Ahok juga memiliki sebuah halaman website yang beralamat di www.temanahok.com. Dalam halaman website mereka, Teman Ahok mengatakan bahwa para netizen yang mendukung Ahok dapat mengunduh beberapa formulir yang diperlukan untuk menyalurkan dulungan mereka.
"Download file dapat dilakukan di situs ini. Kemudian, isi form dukungan model B.1-KWK Perseorangan di halaman 1 dan 2. Isi form tidak mendukung calon lain model TA.1-TMN Ahok, dan masukan semua dokumen untuk dikirim ke alamat yang ada," tulis pengelola laman resmi Teman Ahok seperti diolah dari website tersebut. (sur)