"Saya ingin menjaga harapan rakyat agar tidak pupus dalam pemberantasan korupsi dan bagi saya 10 tahun di KPK sudah cukup tahu seluk beluknya," ujar Giri ketika dihubungi CNN Indonesia, di Jakarta, Jumat (26/6). (Lihat Juga: 50 Tokoh Dilamar Jadi Calon Pemimpin KPK, 30 Menolak)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, ketika ditanya soal potensi ancaman kriminalisasi yang bakal diterima jika menjadi punggawa KPK, Giri tak mau berkomentar. Ia ingin menjalani proses seleksi terlebih dahulu. (Baca Juga: Kapolri Sebut Ada Polwan Lamar Jadi Capim KPK)
Dalam dunia akademik, Giri pernah mengenyam pendidikan sarjana di Teknik Perencanaan Kota, Institut Teknologi Bandung pada tahun 1999. Selanjutnya, gelar master ia peroleh dari University of Roterdam (2001) pada International Institute to Social Studies-Erasmus.
Selain Giri, Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi Sapto Pribowo juga bakal maju dalam bursa calon pimpinan. Johan mengatakan dirinya perlu bertindak sesuatu untuk mengembalikan marwah KPK. (Lihat Juga: Pendaftar Perempuan untuk Capim KPK Belum Sampai 15 Orang)
Hingga Kamis (25/6) sore, terdapat 452 pendaftar. Mereka berasal dari berbagai kalangan antara lain Pegawai Negeri Sipil, dosen, dan advokat atau pengacara. Latar belakang pendidikannya pun beragam, ada bergelar lulusan sarjana, master, atau doktoral. (utd)