Badrodin bahkan menyebut kerawanan ancaman ISIS sudah menyebar ke pelosok Indonesia. "Hampir seluruh wilayah rawan," kata Badrodin di Markas Korps Brigade Mobil, Depok, Jawa Barat, Rabu (1/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polri menurunkan pasukan beranggotakan 255 ribu personel untuk mengamankan Ramadan dan Idul Fitri.
"Kafir menurut pandangan mereka dapat diperangi, termasuk muslim itu sendiri. Bisa Kepolisian, bisa Densus 88, bisa TNI, bisa aparat lain atau umat Islam lain. Bisa juga warga asing," kata Badrodin.
ISIS kembali mencuat setelah seorang polisi asal Jambi disebut bergabung dengan kelompok tersebut dan tewas dalam peperangan di Suriah. Dia adalah Brigadir Syahputra. (Baca: Sebelum Gabung ISIS, Syahputra Humas Polres Batanghari)
Menurut Badrodin, Syahputra telah menghilang sejak Februari. Sebelum menghilang, dia menghibahkan seluruh harta bendanya dan menceraikan istrinya. "Dari hasil penyelidikan ternyata dia berangkat ke Malaysia. Jadi kami beranggapan dia masih di Malaysia," kata dia.
Meski demikian Badrodin juga mendapat informasi yang menyatakan Syahputra tewas di Suriah. Namun kebenaran hal itu masih harus dipastikan. (Baca Polisi Tewas di ISIS: Terbakar Aksi Brutal Video Suriah) (agk)