Anjing-anjing itu terdiri dari dua jenis anjing herder dan satu anjing dobermen. Anjing herder bertugas mengendus bahan peledak, sedangkan doberman mendeteksi potongan tubuh korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua herder dan satu doberman itu mengendus selama kurang lebih 15 menit mulai pukul 09.30 WIB.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Helfi Assegaf mengatakan proses evakuasi dan pembersihan tidak akan dihentikan hingga lokasi kejadian dinyatakan bersih dari amunisi. Hal itu dilakukan untuk menghindari bahaya jika sisa amunisi yang dibawa personel TNI AU dalam Hercules C-130 yang jatuh Selasa kemarin (30/6) meledak.
Sebelumnya Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama Dwi Badarmanto mengatakan total jumlah korban yang ada di dalam pesawat berjumlah 122 orang, terdiri dari 12 awak dan 110 anggota TNI beserta keluarga mereka. (Baca juga: Hujan Air Mata di RS Adam Malik Medan) (agk)