Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian dalam acara penandatanganan tersebut mengatakan ada banyak permasalahan yang selama ini terjadi di bandara internasional tersebut.
Misalnya seperti taksi gelap, porter liar, 'tikus' bagasi, copet, dan jambret. "Untuk meningkatkan keamanan memang tidak hanya satu lembaga tetapi semua stake holders lainnya maka itu kita lakukan kerjasama dengan Angkasa Pura," kata Tito dalam sambutannya di Gedung PT Angkasa Pura II, Bandara Soekarno Hatta, Senin (6/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain permasalahan kriminal, Tito juga mengatakan bahwa kebakaran yang terjadi kemarin merupakan sebuah momentum dan pembelajaran, agar kedepan ada ketelitian dan ketegasan dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di bandara.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mangatakan, diadakannya kerjasama ini akan meningkatkan kualitas bandara menjadi lebih baik.
"Kerjasama ini merupakan langkah maju agar Bandara Soetta yang menjadi kebanggaan kita jadi lebih baik terlebih dengan insiden yang terjadi kemarin," ujarnya. (Baca juga: Usai Kebakaran di Soetta, Jadwal Penerbangan Berangsur Normal)
Beberapa poin kerjasama yang disepakati antara lain tukar menukar data informasi, bantuan pengamanan dalam rangka meningkatkan pengamanan di setiap titik bandara, menyiapkan pasukan, menetapkan dan melakukan pelatihan pengamanan. (sur)