Berdasarkan rilis tertulis yang diterima CNN Indonesia, Dishubtrans memprediksi jumlah pemudik dari Jakarta pada tahun ini akan mencapai jumlah 6.532.403 orang. Jumlah pemudik tahun ini diperkirakan meningkat dari jumlah yang ada tahun lalu sebesar 5.750.854 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyiapkan tiga terminal utama, Dishubtrans DKI Jakarta juga telah mengerahkan 2.025 petugas di lapangan, 43 unit mobil derek, 12 unit kapal laut antar pulau untuk Kepulauan Seribu, dan pos kesehatan di masing-masing terminal.
Jika ditotal, terdapat 22 terminal bus legal yang disediakan Dishubtrans DKI Jakarta untuk pemudik dengan bus pada tahun ini. Kehadiran terminal-terminal itu diharap mampu meniadakan terminal bayangan yang kerap muncul selama musim mudik tiba tiap tahunnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah berencana menertibkan terminal bayangan yang berada di Jakarta menghadapi musim mudik lebaran tahun 2015. Ahok memastikan akan ada sanksi bagi terminal yang beroperasi secara ilegal selama mudik lebaran.
"Kepala Dishub yang baru sudah lapor lokasi terminal bayangan di mana saja. Tapi sanksi tunggu Menteri Perhubungan. Kalau memang dibutuhkan ya, kita sedang lihat lokasinya yang mana-mana saja," kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Pargaulan Butar Butar mengatakan, ada beberapa titik terminal bayangan yang berada di Jakarta di antaranya Kapuk, Pademangan, dan Daan Mogot. ”Terminal bayangan ini biasanya ada di pinggir jalan, untuk jumlahnya tidak menentu sebab tidak jelas keberadaan mereka," kata Pargaulan ketika dihubungi CNN Indonesia. (sip)