"Memang belum ada kaitannya dengan saya, ya kita pastinya sesuai tugas dan fungsinya kan kita terus mendeteksi secara dini kemungkinan-kemungkinan konflik di tempat pilkada itu, kan harus kita cek dari waktu ke waktu," ujar Sutiyoso di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Gubernur DKI itu mengungkapkan, kendala yang akan dihadapi salah satunya adalah minimnya jumlah intelijen yang dimiliki lembaganya saat ini.
"Tetapi itu bukan jadi alasan. Nanti anggota yang minim itu tadi akan saya suruh koordinasi yang baik dengan aparat teritorial yang ada, kan ada Koramil, Kodim, terus-menerus itu ada kepolisian bersama-sama," ujar dia.
Bang Yos menjelaskan, sesuai undang-undang, pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh badan intelijen, baik dari kepolisian, kejaksaan, TNI. "Kan di bawah kami semua, supaya produk kami menjadi sinkron," kata dia.
Tadi siang, Presiden Jokowi melantik Sutiyoso berdasarkan Keppres Nomor 52 Tahun 2015 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala BIN. Bang Yos mengucap sumpah bersamaan dengan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 49 TNI Tahun 2015 tentang pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI.
(meg)
Bang Yos menjelaskan, sesuai undang-undang, pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh badan intelijen, baik dari kepolisian, kejaksaan, TNI. "Kan di bawah kami semua, supaya produk kami menjadi sinkron," kata dia.
Tadi siang, Presiden Jokowi melantik Sutiyoso berdasarkan Keppres Nomor 52 Tahun 2015 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala BIN. Bang Yos mengucap sumpah bersamaan dengan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 49 TNI Tahun 2015 tentang pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI.