“Kami mengucapkan selamat kepada Pak Haji Rhoma, semoga memang menjadi idaman masyarakat. PKS sama sekali tidak terganggu karena masing-masing sudah memiliki market dan track record di mata publik,” ujar Hidayat saat berbincang dengan CNN Indonesia, Ahad (12/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) ini menambahkan, Partai Idaman harus mampu menjawab tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dia mencontohkan Indonesia yang tengah menghadapi darurat korupsi, darurat narkoba, dan darurat pornografi sehingga harus segera dicari solusi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Rhoma Irama diketahui mendeklarasikan berdirinya Partai Idaman, Sabtu lalu (11/7), di Jakarta. Ikon musik dangdut Indonesia ini sebelumnya memang pernah terjun langsung ke dunia politik ketika masuk dalam bursa calon presiden 2014 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Partai pimpinan Muhaimin Iskandar saat itu menggadang Rhoma sebagai calon presiden untuk mendongkrak perolehan suara partai. Hasilnya, PKB mengantongi 9,04 persen suara dan berhasil duduk di peringkat kelima perolehan suara partai secara nasional versi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Saat itu, Rhoma disebut-sebut menyumbang 3 persen suara untuk PKB. (rdk)