Pengajar Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Tangerang, Zaki Mubarok, meyakini kecantikan Airin masih akan menjadi daya tarik bagi para pemilih.
"Jadi dua bakal calon wali kota yang lain coba membawa pasangan perempuan yang cantik, profesional dan pintar," ujar Zaki kepada CNN Indonesia melalui sambungan telepon, tadi malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ikhsan yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat memilih berpasangan dengan Claudia yang gagal melenggang ke Senayan saat mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif dari Dapil Banten III, tahun 2014 silam.
Saat mendaftar ke kantor KPUD Senin (27/7) kemarin, Ikhsan dan Claudia membawa atraksi barongsai khas etnis Tionghoa dan palang pintu khas etnis Betawi. Zaki berpendapat, melalui atraksi tersebut Ikhsan hendak mencitrakan Claudia sebagai 'Ahok' baru.
"Ada maksud politik menangkap suara minoritas yang jumlahnya cukup signifikan. Mungkin Claudia diharapkan dapat menjadi sosok seperti Ahok saat berpasangan dengan Jokowi pada pilkada DKI Jakarta lalu," kata Zaki.
Selain menandingi citra Airin, Zaki memprediksi Claudia dapat membantu Ikhsan yang elektabilitasnya dalam beberapa jajak pendapat terakhir terbilang rendah. Zaki berkata, Ikhan mengharapkan Ahok Effect dari Claudia.
Selain Claudia, sosok perempuan pada pilkada Tangsel tahun 2015 ini juga muncul pada Elvier. Ia merupakan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak Buah Hati Ciputat.
Nama Elvier muncul belakangan karena sebelumnya Arsid yang berstatus kader Demokrat ini sebelumnya berencana maju bersama Intan Nurul Hikmah, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. (hel)