Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, Haedar juga adalah ideolog organisasi. "Hampir semua konsep ideologi kontemporer Muhammadiyah, beliau yang menulis dan mempersiapkan," kata Dahnil kepada CNN Indonesia, Jumat (7/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SIMAK FOKUS: Kabar dari Dua Muktamar
Haedar sebelumnya mendapat dukungan tertinggi peserta Muktamar saat pemilihan 13 orang formatur. Setelah terpilih, Haedar akan memimpin Muhammdiyah hingga 2020.
Dalam pidato perdananya, Haedar mengatakan akan membawa Muhammadiyah menjadi lebih maju, modern, profesional sebagai gerakan Islam yang mengusung misi pencerahan. (Baca juga: Haedar Nashir, Penulis dan Dosen yang Jadi Ketum Muhammadiyah)
Haedar juga berjanji membawa gerakan pencerahan yang lebih dinamis di Muhammadiyah. Hingga 2020 mendatang, ia ingin Muhammadiyah makin produktif berkontribusi untuk umat, bangsa dan dunia. (sur)