“Jika itu penerapan di lapangan makin membuat tukang ojek pangkalan merasa didiskriminasikan, maka solusi akan lebih sulit dicapai,” kata kriminilog Universitas Indonesia Arthur Josias Simon saat dihubungi CNN Indonesia, Sabtu (8/8).
Arthur mengapresiasi sikap Kapolda Metro Jaya yang meminta para kapolresnya untuk memberikan perhatian pada keamanan para pengendara Gojek. Pasalnya, ungkap Arthur, Gojek memberikan layana transportasi yang lebih bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang lebih dibutuhkan lagi untuk menyelesaikan konflik antara Gojek dengan para ojek pangkalan adalah aturan yang jelas. Sejauh ini, belum ada aturan yang jelas soal Gojek. Sementara aturan legal belum ada, Kapolda bisa mendorong adanya kesepakatan bersama antara Gojek dengan para tukang ojek pangkalan yang tidak merugikan salah satunya.
Misalnya Gojek tidak boleh masuk komplek atau perumahan yang kecil. Biarkan itu menjadi area para ojek pangkalan. Sementara Gojek hanya untuk perjalanan dengan daerah yang lebih jauh. “Atau kesepakatan lainnya yang penting tidak ada yang dirugikan,” tuturnya.
Tanpa adanya kesepakatan, Arthur menyebut tidak hanya Gojek dan ojek pangkalan saja yang dirugikan. Tetapi, kerugian itu akan dirasakan oleh warga yang dalam mobilitas sehari-harinya butuh ojek. Prinsipnya, tegas Arthur, dalam menyelesaikan konflik Gojek dengan ojek pangkalan ini tidak ada diskriminasi.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan ada beberapa aspek yang perlu dilihat terkait perseteruan Gojek dengan ojek pangkalan.
Tito melihat, pro kontra yang terjadi di antara tukang ojek pangkalan dan Gojek lebih diakibatkan oleh masalah persaingan. Ojek pangkalan merasa tersaingi oleh eksistensi Gojek.
"Prinsipnya adalah kita akan lihat dasar hukumnya, tapi bukan hanya aspek legal tapi juga aspek sosialnya," kata Tito saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/8).
Sedangkan aspek sosial adalah kecemburuan yang muncul dalam benak para tukang ojek pangkalan karena penumpangnya diambil alih oleh Gojek. (hel)