"Belum sempat gunakan hoisting karena cuaca berubah, evakuasi korban dan black box (kotak hitam) akan dilakukan lewat darat," kata Deputi Bidang Operasi Basarnas, Mayor Jenderal Heronimus Guru pada Selasa (18/8).
Menurut Hero, evakuasi lewat darat menghabiskan waktu enam jam untuk mencapai lokasi. Namun, untuk arah pulang ke Oksibil lebih cepat karena kondisi medan yang menurun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait black box (kotak hitam), Hero mengatakan ketika ditemukan posisinya tidak berada jauh dari lokasi jatuhnya pesawat. Black box selanjutnya akan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk diteliti.
"Tidak jauh dari lokasi, (black box) dibawa lewat darat juga," katanya.
Menurut Hero, pagi tadi pesawat Trigana membawa bantuan logistik ke lokasi. Dirinya juga mengatakan helikopter milik PT Freeport menurunkan dua personel yang berasal dari TNI AD dan personel dari PT Freeport . Sementara itu dua personel dari TNI AU sudah berada di lokasi. Total terdapat 79 orang di lokasi yang terdiri dari 50 masyarakat, 20 TNI dan 9 orang dari Basarnas.
Sebelumnya, Basarnas telah menemukan serpihan pesawat Trigana Air dengan jenis ATR 42-300 nomor IL 257 yang diambil dari pantauan udara pada titik koordinat 04 derajat 49289'S-140 derajat 29953'E dengan ketinggian 8.300 feet.
BACA FOKUS: Evakuasi Korban Trigana Air (hel)