Menurut Badrodin, tanah yang ditinggali oleh warga Kampung Pulo saat ini merupakan milik pemerintah daerah. Karena itu warga yak memiliki izin untuk mendirikan bangunan di sana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga yang sudah dibujuk agar meninggalkan kediamannya selama ini melawan. Karena itu petugas di lapangan menurut Badrodin tak ada pilihan lain selain menertibkan.
Sebelum melakukan penggusuran secara paksa pagi ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sebenarnya sudah beberapa kali bernegosiasi dengan warga. Namun, sampai saat ini masih saja ada penolakan.
Warga yang menolak umumnya mendirikan bangunan di atas tanah negara dan tidak mau direlokasi ke rumah susun Jatinegara Barat. Mengetahui penolakan tersebut tidak akan selesai, Pemprov DKI akhirnya melakukan penggusuran secara paksa. (sur)