Saat dikonfirmasi media, Ketua DPR Setya Novanto membenarkan soal adanya pertemuan dengan Jaksa Agung. Rencananya akan berlangsung pada pukul 10.00 WIB nanti. Setnov-panggilan Setya Novanto-mengatakan pertemuan nantinya terkait koordinasi dan konsultasi lembaga.
"Ada hal yang perlu dikonsultasikan dan koordinasi antara jaksa dengan pimpinan," kata Setnov di Gedung DPR, Jumat (21/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Tony Spontana mengatakan, penyidik sudah menggeledah kantor PT Victoria Investama (VI) dan PT Victoria Sekuritas Indonesia (VSI) yang terafiliasi dengan Victoria Securities Internasional Corporation (VSIC).
VSIC merupakan perusahaan yang pernah membeli cessie milik PT Adistra Utama dari BPPN pada 1998 lalu. Saat itu, cessie PT Aditra dilelang oleh BPPN karena perusahaan tersebut tidak sanggup membayar hutangnya kepada Bank Tabungan Negara (BTN) sebesar Rp 469 miliar.
Alih-alih dibeli dengan harga tinggi, cessie milik PT Adistra ternyata hanya ditebus dengan harga Rp 26 miliar oleh VSIC.
Namun, penggeledahan tersebut ditengarai salah alamat karena semestinya Kejaksaan Agung menggeledah kantor VSIC yang membeli aset BTN melalui BPPN pada 2003. Sementara, Victoria Securities Indonesia bukan bagian dari VSIC dan baru berdiri pada 2011.
Saat ini Jaksa Agung Muhammad Prasetyo telah hadir sejak pukul 09.30 WIB dan langsung menuju ruang pertemuan dengan Pimpinan DPR dan Komisi III yang merupakan mitra kejaksaan. Terlihat pimpinan Komisi III Aziz Syamsudin juga telah memasuki ruang pertemuan. (sip)