Ahok mengatakan, pembelian tanah bisa adalah salah upaya yang akan ditempuh untuk menyerap anggaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya setuju itu, bagus. Kalau dideposito-deposito begitu kan tidak benar. Jadi kadang-kadang APBD yang tidak terpakai itu suka didepositokan," ujar Ajok.
Sementara urutan kedua ditempati oleh Provinsi Jawa Barat, disusul Riau, Papua dan Kalimantan Timur. Sedangkan untuk daerah dengan tingkat administrasi kabupaten, urutan teratas yang paling lamban penyerapan anggarannya diisi oleh Kabupaten Kutai Kertanegara, Malang, Bengkalis, Berau dan Bogor.
Berangkat dari hal itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro pun meminta Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dengan tingkat serapan paling lamban segera membelanjakan anggarannya sesuai dengan yang direncanakan. (Baca juga: Serapan APBD Tak Maksimal Karena Ahok Banyak Batalkan Proyek)
"Dana ini adalah hak masyarakat untuk membangun infrastruktur dan meningkatkan pelayanan. Bukan hanya diendapkan di perbankan saja seperti Kabupaten Kutai Kertanegara," ujar Bambang di Jakarta, Jumat (22/8). (sur)