Hal tersebut dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pembayaran parkir meter secara mandiri. Padahal menurut politikus yang akrab disapa Sani ini, di kota besar seperti Jakarta, parkir seharusnya dapat menjadi salah satu instrumen manajemen lalu lintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Parkir meter ini pun diupayakan untuk mengatasi kemacetan yang disebabkan parkir liar dan banyaknya masyarakat yang mengendarai kendaraan pribadinya. Penerapan tarif parkir yang mahal dipercaya dapat membuat masyarakat enggan untuk membawa kendaraan pribadi dan mengurangi kemacetan. (Baca Juga: Upaya Pengembangan Bus TransJakarta Dinilai Amburadul)
Sampai saat ini, pemasangan TPE masih sangat sedikit. TPE baru ada di Jalan Sabang dan di Jalan Boulevard Kelapa Gading. Ahok mengungkapkan saat ini pihaknya sedang melakukan lelang mesin TPE untuk segera diterapkan di jalan-jalan di DKI. (sur)