Pantauan CNN Indonesia, Gubernur yang biasa disapa Ahok itu langsung dikerubuti oleh massa yang didominasi oleh ibu-ibu dan perempuan. Mereka berkerumun karena ingin berfoto bersama atau sekadar berjabat tangan.
Petugas keamanan yang mendampingi, tampak kewalahan menjaga orang nomor satu di Jakarta tersebut agar dapat berjalan menuju pintu keluar Pasar Tanah Abang. "Kasih Bapak jalan, buka jalan dulu," ujar salah seorang petugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambil melangkah, Ahok melempar senyuman sembari memberikan kode kepada pria tersebut dan mengatakan, "yang penting bayar pajak," ujar Ahok.
Ekspresi senang diperlihatkan oleh Lia salah seorang pedagang yang mengaku sudah menanti kedatangan Ahok dari pukul delapan pagi, sementara acara baru selesai sekitar pukul 10. Namun, ia berhasil berfoto bersama mantan Bupati Belitung Timur tersebut.
"Seneng banget, baru sekarang bisa lihat langsung, suaranya, orangnya. Udah nunggu dari jam 8 pagi tadi," ujar Lia saat ditemui.
Dalam sambutannya Ahok berpesan agar pedagang di Pasar Tanah Abang agar benar-benar membayar pajak usahanya.
"Saya harap bapak ibu yang dagang, satu persen (pajak) dibayar yang betul. Kalau ke depan main-main dengan orang seperti Gayus itu repot. Saya ngga bisa belain. Kalau udah urusan kaya gini betul-betul kita bayar," kata Ahok di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (1/9).
Selain itu, Ahok menekankan agar pedagang tidak perlu khawatir dengan pajak yang dibayarkan. "Bapak ibu jangan merasa bapak ibu bayar pajak kami curi, itu dulu, sekarang sudah ngga lagi," kata Ahok.
Ahok bersama dengan Direktur Jenderal Pajak Sigit Priyadi Pramudito meresmikan gerai layanan terpadu pajak di Pasar Tanah Abang.
Gerai layanan pajak ini melayani wajib pajak khususnya pedagang Pasar Tanah Abang yang ingin melakukan urusan perpajakan, salah satunya mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak dan Surat Izin Usaha Perdagangan. Tujuannya, agar pedagang tidak perlu meninggalkan lokasi berjualan.
(hel)