"Hampir selalu ditemukan indikasi narkoba," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih di Bandar Lampung, Rabu (2/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, meski bisa beraktivitas dengan normal sehari-hari, warga diimbau untuk tidak berpergian sendiri di malam hari. (Baca: Polisi Bekuk 5 Tersangka Begal yang Tewaskan Juragan Beras)
Para pelaku yang relatif muda itu melakukan kejahatan dengan berbagai motivasi. "Secara keseluruhan tidak untuk mencari kekayaan atau untuk hidup," kata Purwo.
Menurutnya, para pelaku melakukan kejahatan untuk membeli narkotik atau bersenang-senang di tempat hiburan. "Rata-rata mereka hasilnya digunakan untuk berfoya-foya," kata dia.
Saat ini, lanjut Sulistyaningsih, polisi telah menangkap seluruh terduga pelaku kejahatan yang masuk ke dalam daftar buron. "Sudah tidak ada, sudah habis. Satu meninggal dunia, 3.480 ditindak, sudah dinyatakan lengkap." (Baca: Badrodin Klaim Kasus Begal Berkurang)
Walau demikian, kepolisian masih terus melakukan operasi pencegahan begal selama 24 jam sehari. "Sekarang sudah tidak mencekam seperti dulu lagi," kata Sulistyaningsih. (obs/obs)