Di mata mantan rekan kerjanya yang kini menjadi koordinator badan pekerja tersebut, Adnan Topan, Teten adalah sosok yang sederhana. Dia dikenal tak peduli dengan apa yang dikenakannya ataupun soal kendaraan yang digunakannya untuk bekerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada hal yang merisaukan atau mengkhawatirkan yang menurut pandangan kita akan membuat Mas Teten berubah di istana," katanya.
"Bahkan mimpinya yang besar adalah menjadikan industri domba di Garut bisa membangkitkan ekonomi di Garut. Itu impian yang dulu pernah disampaikan ke kita," ujarnya. Cara tersebut merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat di kampung halamannya.
Selain itu, Adnan mengaku beragam gagasan baru kerap dilontarkan Teten dan coba ditawarkan ke koleganya. Menurutnya, ICW dibesarkan oleh Teten sedari nol hingga kini menjadi lembaga yang disegani pemerintah.
"Itu adalah salah satu strategi yang membuat lembaga ini hidup dan kreatif dan menemukan cara-cara yang paling tepat melawan korupsi," katanya.
Pesan Adnan ke Teten, dia berharap Teten dapat menjadi sosok representasi dari masyarakat sipil yang ikut dalam pembuatan kebijakan. Masyarakat sipil, menurutnya, perlu menjadi salah satu pendorong perubahan. Ia pun berharap misi pemberantasan korupsi tetap ditegakkan dengan merangkul masyarakat sipil. (meg)