Mutasi pertama adalah terkait dengan mutasi jabatan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri. Jabatan tersebut sebelumnya dijabat oleh Brigadir Jenderal Victor Edi Simanjuntak tapi karena dia sudah terhitung pensiun sejak 1 September 2015, maka dia sudah seharusnya memasuki purna tugas. (Lihat Juga FOKUS Gaduh di Seputar Budi Waseso)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kan dia sudah pensiun, mengancam atau tidak pasti akan diganti. Dan juga dia sudah selesai sejak 1September dan sudah tak boleh menandatangani lagi," kata Badrodin di Istana Negara, Jumat (4/9).
Sementara itu, beberapa jabatan kapolda di sejumlah provinsi pun mengalami perombakan. Kapolda Jawa Timur yang sebelumnya dijabat oleh Irjen Anas Yusuf sekarang akan digantikan oleh Irjen Anton Setiadji. Anton sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan.
Pengganti Anton Setiadji di Polda Sulsel adalah Irjen Pudji Sutedjo. Pudji sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Akademi Kepolisian di Lembaga Pendidikan Kepolisian. Selain itu jabatan Kapolda Sumatera Utara akan diisi oleh Irjen Ngadino yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan Polri.
Selanjutnya, posisi Kapolda Maluku Utara pun mengalami perubahan dan saat ini akan dijabat oleh Karowassidik Bareskrim Polri Brigjen Zulkarnain. Lalu jabatan Kapolda Gorontalo yang saat ini dijabat oleh Brigjen Andjaja akan diganti oleh Brigjen Hengkie Kaluara.
Terakhir, dalam surat telegram tersebut, posisi Kapolda Sulawesi Utara pun akan segera diisi oleh Brigjen Agung Sabar Santoso yang sebelumnya ditugaskan di Badan Narkotika Nasional sebagai Direktur Kerjasama Deputi Bidang Hukum dan Kerjasama.
(utd)