Hari ini, Kamis (10/9), Markas Besar TNI mengerahkan lebih dari 1.000 prajuritnya untuk membantu kebakaran lahan di Sumatera yang menimbulkan kabut asap. Sebanyak 1050 prajurit TNI tiba di Palembang, Sumatera Selatan, utuk selanjutnya dikirim ke berbagai lokasi kebakaran lahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para prajurit ini nantinya ditempatkan di dua kabupaten penyumpang kabut asap terbesar, yakni kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Musi Banyuasin.
"Dibagi ke dua kabupaten, tugasnya membantu pasukan yang sudah ada untuk membantu pemadam api agar cepat selesai," kata Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) II Sriwijaya Brigadir Jenderal Komarudin S.
Komarudin menuturkan, dalam bekerja prajurit TNI akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Mereka akan mendapat petunjuk lokasi-lokasi titik api yang harus dipadamkan.
"Kami koordinasi dimana ada titik api, selanjutnya pasukan dengan kemampuan tradisionalnya akan menuju titik-titik api itu," kata Komarudin.
Rencananya, para prajurit TNI ini akan bertugas selama 14 hari ke depan. Setelah masa itu akan dilakukan evaluasi apakah akan menambah personel atau pasukan ditarik karena kebakaran lahan berhasil diatasi. (sur)