Kampung kusta Sitanala merupakan sebuah daerah di Tangerang yang memiliki rumah sakit khusus untuk para penderita kusta. Ketika pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh, mereka memutuskan untuk tidak kembali ke tempat asal dan menetap di lingkungan sekitar rumah sakit.
Hal tersebut karena mereka merasa malu dengan dampak kusta yang menyebabkan kecacatan permanen pada tubuhnya. Banyaknya Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) di sana, Sitanala terkenal dengan sebutan Kampung Kusta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diharapkan dengan konsep ini, Nalacity dapat menjadi roda kehidupan yang tidak hanya memberikan charity tetapi juga kemandirian dan skill agar masyarakat OYPMK di Sitanala dapat berdaya.
"Ada, keterbatasan gerak tangan karena efek dari terlambatnya penanganan kusta di masa lalu sehingga jemari mereka tidak fleksibel dan tidak dapat bergerak dengan cepat. Hal ini turut mempengaruhi kapasitas produksi sehingga masih menjadi tantangan bagi kami." cerita wanita lulusan UI ini.
Pola bermanik yang cantik dan khas, membuat produk ini dapat digunakan oleh perempuan dari usia remaja sampai dewasa, tetap cocok mengenakannya. Soal harga, produk dari Nalacity ini berkisar dari harga 20.000 hingga 200.000. Untuk proses pemasaran sendiri, Nalacity masih memasarkannya secara online di media sosial.
Kedepannya melalui Nalacity, #AkuAkan terus mengalirkan kebaikan untuk membantu membangung desa Sitanala agar lebih mandiri dan berdaya sehingga tidak ada lagi diskriminasi terhadap mereka.
Tidak hanya sampai disitu, ia pun berharap dapat berkolaborasi dengan banyak komunitas kreatif yang ingin turut membangun Sitanala. Nalacity juga memiliki projek khusus untuk menyambut hari kusta sedunia di pekan terakhir bulan Januari 2016.
Nalacity akan berkolaborasi membuat produk bersama fashion designers dan seniman craft Indonesia. (odh/odh)