Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sebelumnya telah dilepaskan garam sebanyak 120 ton di Riau dan 70 ton di Palembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, 3.000 personel dari TNI dan Polri diturunkan untuk membantu lewat jalut darat. Khusus untuk Polri, mereka juga diminta untuk menindak para pelaku pembakaran tersebut.
Luhut tak menampik dugaan hutan dan lahan sengaja dibakar. Perusahaan perkebunan lebih menyukai membakar hutan karena lebih murah dibandingkan membersihkan lahan dengan cara yang semestinya.
Menurutnya untuk membersihkan 100 hektare lahan dengan cara normal bisa menghabiskan dana hingga Rp25 miliar. "Angka itu sangat besar bagi mereka dan jika membakar tidak akan sebanyak itu," ujarnya. (Baca juga: Menteri Siti: Hutan dan Lahan Terbakar Diambil Negara)
Luhut juga mengingatkan salah satu dampak El Nino adalah terlambatnya musim hujan. Dia memperkirakan bahwa hujan baru akan turun sekitar akhir November. "Maka dari itu kita harus tetap waspada," kata Luhut. (sur)